Kamis, 01 Maret 2012

Timnas Indonesia Minta Maaf Kalah 10-0 dari Bahrain

01 Mar 2012 08:52:47 WIB
Irfan Bachdim cukup sportif mengakui kekurangan, sementara Ferdinand Sinaga dan Abdul Rahman meminta maaf namun berharap masyarakat tak menghujat perjuangan Timnas.
 
WowKeren.com - Indonesia benar-benar "dihabisi" Bahrain dalam laga kualifikasi Pra Piala Dunia 2014, di Bahrain National Stadium, Rabu (29/2) malam. Atas kekalahan 10-0 tersebut para anggota skuad Timnas Indonesia seperti , Ferdinand Sinaga dan Abdul Rahman meminta maaf lewat akun Twitter masing-masing.

"Saya minta maaf Indonesia!! Saya main jelek sekali," kata pemain asal Belanda itu di akunnya, @irfanbachdim10, Rabu (29/2), pukul 23:16 WIB. "Ini wake up call buat saya!! Saya harus kerja keras! Maaf!! I will never give up!"."

"Maaf telah membuat malu Indonesia dalam game tadi," kata Ferdinand di akunnya, @SinagaFerdinand. "Kami hanya berusaha semaksimal yang kami punya. Jangan menghujat kami yang sudah berusaha."

"Saya mewakili teman-teman minta maaf karena ga bisa ngasi yang terbaik buat masyarakat dan bangsa Indonesia," kata bek Abdul Rahman. "Dan mohon jangan salahkan kami karena kami sudah berusaha."

Dalam laga Indonesia vs Bahrain, Tim U-23 plus sudah kewalahan sejak awal pertandingan. Kiper Indonesia, Samsidar, harus keluar lapangan karena mendapat kartu merah akibat melanggar Ismael Abdul Latif. Berkat itu, pemain Bahrain mendapat hadiah penalti yang bisa diselesaikan oleh Ismael hingga unggul 1-0.

Indonesia kembali kebobolan gol lewat bola muntah dari Abdullah Omar. Kiper pengganti Samsidar, Andi Muhammad Guntur, tak mampu menepis bola yang masuk ke gawang. Di menit ke-23, tim asuhan Peter Taylor kembali mendapat hadiah penalti gara-gara membuat pelanggaran di kotak terlarang. Untung saja tendangan tersebut bisa diantisipasi oleh Andi.

Dua menit sebelum berakhirnya babak pertama, Bahrain lagi-lagi merobek gawang Indonesia lewat aksi Mahmood Abdulrahman. Sebelumnya, eksekutor Bahrain itu juga telah mencetak gol di menit ke-34, hadiah penalti karena pelanggaran dari bek Abdul Rahman.

Memasuki babak kedua, Bahrain semakin beringas. Dalam waktu 12 menit, Bahrain mencetak empat gol masing-masing oleh Mohammed Al Taleb pada menit ke-60, Sayed Ibrahim (menit 63), Mohammed Taleb (menit 67) dan Abdullatif (menit 72).

Tak terima anak asuhnya dilibas habis-habisan, Aji Santoso melancarkan protes. Namun wasit justru mengusir Aji keluar lapangan. Awalnya pengganti Rahmad Darmawan itu merasa tak bersalah dan kembali duduk di bangku cadangan pemain. Karena ditegur pengawas pertandingan, Aji pun harus meninggalkan lapangan.

Keluarnya Aji secara tidak langsung menurunkan semangat pemain. Bahrain pun akhirnya menumbangkan Indonesia 10-0 lewat Sayed Ibrahim yang mencetak gol kedua dan ketiga pada menit ke-83 serta ke-90. Namun meski mengalahkan Indonesia, Bahrain tetap gagal lolos babak keempat kualifikasi Pra Piala Dunia 2014. Pasalnya, di pertandingan lain, Qatar berhasil menahan imbang 2-2 Iran. Dari hasil ini, Qatar finish di posisi ke-2 dengan nilai 10, sementara Bahrain berada di bawahnya dengan poin 9. Sementara itu, Indonesia tak mengoleksi satu poin pun.

Berikut ini foto pertandingan Indonesia vs Bahrain:

Rekor Terburuk Timnas Indonesia

Timnas Indonesia yang berisi mayoritas pemain berusia di bawah 23 tahun dari Kompetisi IPL (Indonesia Premier League) dicukur gundul Bahrain sepuluh gol tanpa balas dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2014, Rabu (29/2/2012) malam WIB.
Kekalahan itu dinilai cukup memalukan oleh legenda timnas Indonesia, Peri Sandria. Dia menuturkan bahwa saat dirinya masih bermain, Indonesia tak pernah dikalahkan setelak itu oleh Bahrain.
"Ya, mungkin ini kembali ke pengurusnya sendiri. para pemain Timnas yang berpengalaman kan main di ISL ( Indonesia Super League)," ungkapnya saat dihubungi INILAH.COM.
"Yang namanya Bahrain, kita tidak pernah dikalahin sampai segitu. Zaman saya masih bermain, kita ga pernah kalah lebih dari dua gol. Secara keseluruhan, hal ini cukup memalukan dari segi teknis permainan," tambahnya.
Perry juga menilai bahwa kebijakan menurunkan para pemain U-23 di pertandingan tersebut sangat tidak efektif. Menurut Peri, jika memang PSSI ingin memberikan pengalaman kepada pemain muda, setidaknya yang diturunkan adalah pemain muda yang sudah berpengalaman.
"Saya rasa kebijakan menurunkkan pemain U-23 tidak efektif. Kalau efektif, tentunya tim yang diturunkan sudah punya persiapan yang cukup. Paling tidak, kalau timnas U-23 SEA Games baru efektif. Tim itu kan punya persiapan yang cukup lama dan kompak dalam bermain. Jika bongkar pasang pemain terus, bagaimana mau efektif?" pungkasnya.
Kekalahan terburuk yang dialami Indonesia

Akibatnya Suporter Malaysia Tertawakan Kekalahan Kita
Kekalahan telak Indonesia atas Bahrain di laga kualifikasi Pra-Piala Dunia mengundang reaksi dari dunia internasional, tidak terkuali negara jiran Malaysia. Negara yang selama ini memiliki kultur rivalitas sepak bola dengan Indonesia itu menyoroti habis ketidakberdayaan timnas Garuda yang diberondong 10 gol tanpa balas. Sejumlah pendukung Malaysia bahkan mencibir dan mentertawakan hasil kekalahan 0-10 Indonesia atas Bahrain. “0-10? Bola atau badminton? Begitu salah satu topik bahasan di situs terkemuka Malaysia Topix.
Beberapa warga Malaysia pun menjadikan kekalahan ini sebagai lelucon. “Bahrain pakai laser?“ ujar salah satu pendukung asal kuala lumpur bernama Tony.
Hujatan ini pun memantik emosi beberapa masyarakat Indonesia di situs Topix. “Tenang itu bukan timnas Indonesia, tapi timnasnya IPL,” komentar salah satu pengguna Topix.

Kamis, 16 Februari 2012

Pertandingan Liga ChampionSepak bola merupakan sebuah permainan memperebutkan bola dan memasukkannya kedalam gawang lawan. Permainan ini dimainkan oleh dua tim yang terdiri dari masing – masing 11 pemain. Olahraga yang sangat terkenal ini sudah dimainkan sejak dulu oleh banyak orang di banyak negara di dunia. Dalam permainan ini terdapat 3 bagian dari sebuah tim yang terdiri dari 10 orang dan mempunyai tugas masing – masing. Untuk bagian depan disebut sebagai penyerang, bagian tengah yang bertugas untuk membantu membangun serangan dan juga membantu memperkuat pertahanan, dan bagian belakang adalah bertugas untuk melindungi penjaga gawang agar musuh tidak mudah berhadapan satu lawan satu dengan kipper. Bagian tengah adalah bagian yang cukup rawan dan harus diisi oleh pemain – pemain yang kuat dan hebat. Karena sepak bola merupakan olahraga yang populer, digemari banyak orang, dan juga mudah untuk dimainkan, maka olahraga ini selalu dijadikan sebagai ajang tahunan bagi sebagian negara. Contohnya adalah negara Inggris yang selalu menggelar pertandingan sepak bola dengan tujuan untuk meningkatkan persepakbolaan inggris dan juga untuk mencari sebuah tim yang layak menjadi juara pada pertandingan tersebut. sedangkan dieropa sendiri juga diadakan sebuah pertandingan sepak bola raksasa yang diikuti oleh tim sepak bola dari negara – negara di Eropa.

Liga Champion

Pertandingan se Eropa tersebut biasa dikenal dengan sebutan Liga Champion atau juga dikenal dalam istilah internasional sebagai Champion League. Liga Champion memang telah meyedot banyak perhatian orang – orang dari seluruh dunia dan banyak dari mereka yang ingin datang dan menonton langsung pertandingan tersebut. Dulu pertandingan ini pernah dikenal dengan nama European Cup atau piala eropa. Akan tetapi dengan perkembangan jaman, sekarang ini pertandingan tersebut lebih dikenal dengan sebutan liga champion. Dalam sejarahnya ada beberapa klub sepak bola yang telah mencetak sejarah gelar juara terbanyak dan menjadi klub sepak bola yang terkenal. Beberapa diantaranya adalah Real Madrid yang pernah menjuarai liga champion sebanyak 9 kali dan menjadi yang terbanyak diseluruh Eropa. Selain itu masih ada AC Milan dengan 7 kali juara, Liverpool FC dengan 5 kali juara, FC Bayern Munchen, FC Barcelona, dan AFC Ajax yang mendapatkan 4 kali delar juara, Manchester United dan Internazionale Milan dengan 3 kali gelar juara.
Gelar juara yang diraih klub – klub tersebut memang merupakan sesuatu yang membanggakan dan mampu membuat para penggemar dari klub – klub Eropa tersebut kagum dan bangga akan tim idolanya. Setiap kali pertandingan akbar tersebut digelar, panitia penyelenggara selalu membuat tema baru dari tiap pertandingan yang nantinya akan digelar. Adapun beberapa klub sepak bola yang mengenakan logo liga champion di lengan mereka sebagai klub sepak bola yang pernah menjadi juara untuk beberapa kali dalam pertandingan tersebut. pertandingan dalam liga champion juga dibagi menjadi beberapa grup dimana masing – masing grup tesebutakan keluar 1 juara yang nantinya akan masuk ke babak selanjutny dan tinggal beberapa langkah lagi untuk sampai ke final. Pada tahun kemarin FC Barcelon telah keluar menjadi juara dalam babak final dan berebut trofi dengan Manchester United. Barcelona menang dengan skor yang cukup telak yakni 3-1 dari Manchester United. The Red Devil yang kalah ketika itu merasa cukup puas dengan berada di posisi kedua dan berencana untuk bisa menjadi juara pada pertandingan yang akan datang.

Kamis, 24 November 2011

Timnas Indonesia

Timnas U-23
Walau tim nasional U-23 Indonesia gagal meraih medali emas dalam ajang SEA Games XXVI cabang sepak bola, banyak kemajuan dan harapan yang ditunjukkan oleh pasukan Rahmad Darmawan (RD) itu sepanjang laga digelar. Performa para pemain timnas U-23 dinilai sebagai kerangka timnas Indonesia yang baik di masa depan.

Koordinator suporter Port Numbay Persipura Mania, Marcelino Ray Hababuk, mengatakan, langkah-langkah yang dilakukan pelatih Rahmad patut diapresiasi dan diacungi jempol karena mampu membentuk, meramu, ataupun meracik sejumlah pemain muda yang memiliki sifat, sikap, dan karakter yang berbeda ke dalam suatu tim.

"Lihat saja, RD bisa meramu pemain-pemain muda kita dalam satu kerangka tim yang mantap. Ada Titus Bonai dan Patrich Wanggai di depan. Ada Andik Vermansyah dan Okto Maniani di sayap kiri atau kanan. Belum lagi ada bek kiri hasil naturalisasi, Diego Michiels, dan di bek kanan, Hasim Kipuw," katanya di Jayapura, kemarin.

Menurut dia, para pemain muda yang diperoleh dari hasil seleksi yang dilakukan oleh mantan pelatih timnas Alfred Riedl ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dengan permainan sepak bola menyerang yang indah, walau masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus dibenahi pada lini tengah dan belakang.

"Jika mereka tetap dipertahankan dalam sejumlah pertandingan internasional, saya pikir mereka akan menjadi pemain-pemain masa depan Indonesia," kata Hababuk.

Saat ini, lanjutnya, pembinaan dan latihan harus terus digelar secara konsisten. Kekalahan angka perolehan penalti dari Malaysia dalam final, Senin lalu, tak perlu sampai berpengaruh negatif terhadap mental para pemain.

Menurut dia, kalah dan menang dalam olahraga merupakan hal yang biasa dan tak perlu merasa terbebani terlalu lama. Tim harus berani memetik sejumlah pelajaran dan pengalaman yang berharga.

"Lupakan kekalahan dari Malaysia. Yang terpenting adalah bagaimana Indonesia mempunyai kerangka tim nasional yang mantap ke depan," katanya.